Sementara itu, Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan dan Pemberdayaan Baznas RI, Idy Muzayyad mengatakan program ini selaras dengan maqashid syariah, yakni menjaga akal (hifz al-‘aql) melalui keberlangsungan pendidikan dan menjaga jiwa (hifz al-nafs) melalui ruang belajar yang aman.
"Dalam skala nasional, melalui program ini, Baznas turut mendukung SDGs Tujuan 4 (pendidikan berkualitas) dan Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang pembangunan sumber daya manusia," ujarnya.
Program ini sekaligus melanjutkan rekor sebelumnya, di mana Baznas RI juga telah membantu 2.000 madrasah sepanjang 2024–2025 yang tersebar di 37 provinsi dan 388 kabupaten/kota, termasuk 409 madrasah di wilayah prioritas kemiskinan ekstrem.