NADIKABAR.COM — Puasa sunnah adalah salah satu amalan ibadah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW kepada umat Islam. Meski bernilai ibadah, puasa sunnah tidak dapat dilakukan sewaktu-waktu lantaran terdapat syariat yang membatasinya.
Kesahihan puasa sunnah ditentukan oleh syariat, salah satunya adalah keharusan menunaikan dalam waktu-waktu yang diperbolehkan. Oleh karena itu, hendaknya umat Islam memahami hari-hari tertentu yang dilarang berpuasa sunnah agar amalan ditunaikan sesuai syariat.
Layaknya puasa wajib, puasa sunnah juga memiliki syarat yang harus dipenuhi agar puasa bernilai sah dan tidak berujung sia-sia. Menukil dari buku Inden Surga pada Hari Senin dan Kamis oleh Ridhoul Wahidi, berikut adalah syarat-syarat sah puasa:
Lantas, hari apa saja yang tidak boleh melakukan puasa sunnah?
Merangkum dari buku 125 Masalah Puasa karya Muhammad Anis Sumaji, berikut adalah hari-hari tertentu yang diharamkan untuk berpuasa sunnah:
Larangan menunaikan ibadah puasa sunnah pada dua hari raya ini berasal dari Rasulullah SAW.