NADIKABAR.COM — Rasa suka terkadang muncul dari hal sederhana. Berawal dari perkenalan singkat, tatapan mata, atau senyuman, perasaan tersebut bisa terus terbayang meski pertemuan telah berakhir.

Situasi itu diangkat Harra. Grup band ini mengemas cerita tentang ketertarikan yang muncul secara spontan lewat warna musik pop yang ringan dan menggoda. Nuansa tersebut dipilih untuk membuat karakter lagu terasa dekat dengan keseharian pendengar.

"Lagu ini memang dibuat dekat dengan kehidupan orang-orang saat ini, dibuat manis, pop dan flirty yang musiknya juga mencerminkan Harra.," ungkap Harra. kepada NadiKabar, Minggu (2/10/2026).

Lewat Aneh Tapi Nyata, Harra. tidak membawa kisah asmara ke dalam konflik yang rumit. Mereka justru menyoroti fase awal ketika seseorang mulai menyadari adanya rasa tertarik, tetapi belum mengetahui harus berbuat apa dengan perasaan tersebut.

Satu pertemuan dapat mengubah suasana hati. Rasa penasaran muncul, sementara pikiran mulai dipenuhi bayangan tentang sosok yang baru saja ditemui.

Gambaran tersebut dituangkan Harra. melalui salah satu bagian lirik lagu.

"Sungguh aneh tapi nyata, aku terpana, kau membuat pusing kepalaku," katanya.

Lirik tersebut menggambarkan kebingungan ketika rasa tertarik mulai sulit diabaikan. Keinginan untuk tetap bersikap santai justru berhadapan dengan rasa penasaran yang semakin kuat.

Dari sisi musik, Aneh Tapi Nyata hadir dengan tempo 123 BPM. Harra. memadukan gitar elektrik, gitar akustik, bass, keyboard, serta string untuk membangun nuansa pop yang hangat dan ringan.

Lagu ini ditulis oleh Haryo Tejo Wursito dan Asilah Andreina. Sementara produksi dan aransemen dikerjakan oleh tim JUKÉ Musicworks.

Proses rekaman dilakukan di Sum It! Studio bersama Aldhan Prasatya. Untuk pengarahan vokal, Harra. bekerja sama dengan Barsena Bestandhi. Proses mixing ditangani Rayendra Sunito, sedangkan mastering dikerjakan Dimas Pradipta.

Harra. merupakan kolektif musik asal Bandung yang terbentuk pada awal 2019. Grup ini diisi Isaac G. Mondi dan Asilah Andreina sebagai vokalis, Rainer Bangsawan dan Haryo Tejo pada gitar, serta Vico Wibowo yang memainkan keyboard/synth.

Nama Harra. diambil dari akronim Harmoni dan Suara, yang kemudian dikembangkan menjadi Harapan dan Gelora.

Dalam perjalanan bermusik, Harra. mengeksplorasi perpaduan musik urban dan pop. Penggunaan keyboard serta synthesizer menjadi salah satu bagian dari warna musik mereka, yang kemudian berpadu dengan gitar elektrik, permainan drum yang dinamis, serta karakter dua vokal.

Melalui Aneh Tapi Nyata, Harra. menghadirkan cerita tentang fase awal ketertarikan yang kerap terasa menggelitik. Belum ada hubungan apa-apa, tetapi satu pertemuan sudah cukup untuk membuat seseorang terus teringat.