Dengan demikian, aset-asetnya bila dijumlahkan dan dikurangi utang mencapai Rp4.701.508.000 atau sekitar Rp4,7 miliar.
Sementara Luky memiliki tiga aset tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan, dan Bandung, Jawa Barat. Aset-aset tersebut bila dijumlahkan memiliki total nilai Rp13.000.000.000 atau Rp13 miliar.
Selain itu, mantan Dirjen Anggaran tersebut memiliki empat unit mobil yang terdiri atas Honda Jazz Minibus tahun 2012, Honda Accord tahun 2013, Toyota Avanza tahun 2023, serta Honda City tahun 2014. Bila dijumlahkan, maka aset-aset tersebut memiliki total nilai Rp550.000.000 atau Rp550 juta.
Luky juga diketahui memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp205.000.000, surat berharga Rp15.034.806.720, kas dan setara kas Rp23.099.474.305, serta harta lainnya Rp938.647.544.