NADIKABAR.COM β Board of Advisors Prasasti Hashim Djojohadikusumo membidik rasio penerimaan negara terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia meningkat hingga 18 persen dalam 2-3 tahun ke depan.
Dalam hal ini, Hashim membandingkan rasio penerimaan Indonesia dengan Kamboja yang sudah mencapai 18 persen, kemudian Vietnam sebesar 23 persen. Sementara saat ini, posisi rasio penerimaan negara terhadap PDB Indonesia masih di sekitar 12 persen.
βFakta bahwa rasio penerimaan kita rendah adalah karena tidak ada kemauan politik (political will), menurut saya, dan menurut Presiden Prabowo. Salah satu tujuan Presiden Prabowo adalah mencapai level Kamboja dalam 2-3 tahun ke depan. Kami ingin mencapai 18 persen,β kata Hashim dalam Prasasti Indonesia Policy Forum 2026, di Jakarta, Selasa.
Hashim menilai masih rendahnya rasio penerimaan Indonesia merupakan salah satu persoalan struktural perekonomian yang perlu diatasi melalui reformasi perpajakan dan perbaikan administrasi negara.