NADIKABAR.COM — Ketua Dewan Kehormatan Rembuk Pemuda Hashim Djojohadikusumo menilai forum yang mempertemukan generasi muda dari berbagai daerah penting untuk memperluas perspektif dan mencari pendekatan baru dalam menjawab tantangan pembangunan.

“Kita membutuhkan ruang untuk berembuk, menyatukan ide, dan menyamakan arah. Forum seperti ini penting untuk memperluas perspektif dan menemukan pendekatan-pendekatan baru dalam menjawab tantangan pembangunan,” kata Hashim dalam Rembuk Nasional Pemuda Indonesia (RNPI) Ke-III di Jakarta, Sabtu, sebagaimana keterangan tertulisnya.

Hashim mengapresiasi perjalanan Rembuk Pemuda selama tiga tahun dalam mempertemukan anak muda dari berbagai daerah untuk bertukar gagasan dan membangun kolaborasi.

Ia berharap generasi muda dapat memanfaatkan ruang dialog tersebut untuk menyatukan gagasan dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa bagi generasi mendatang.

RNPI Ke-III mengusung tema “Panggung Gagasan, Karya, dan Aksi Nyata Pemuda dalam Menjemput 100 Tahun Sumpah Pemuda”. Forum tersebut menghadirkan Mimbar Bebas Aspirasi Daerah dan diskusi panel untuk menampung gagasan serta membahas persoalan yang berkembang di berbagai wilayah.

Adapun Ketua Dewan Pembina Rembuk Pemuda Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengatakan organisasi tersebut terbuka bagi anak muda dari beragam latar belakang, termasuk akademisi, teknokrat, politisi, pengusaha, dan elemen masyarakat lainnya.

Ia menekankan pentingnya menjaga ruang dialog yang terbuka dan konstruktif agar perbedaan pandangan dapat menjadi sarana untuk saling memahami dan menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Menurut Rahayu, jaringan Rembuk Pemuda yang tersebar di 29 provinsi memberikan ruang bagi organisasi tersebut untuk mendengar langsung berbagai persoalan dan aspirasi daerah serta menghubungkannya dengan pemangku kepentingan di tingkat pusat.

“Saya berharap kita bisa terus menjaga dan merawat ruang diskusi yang terbuka dan konstruktif,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, Rembuk Pemuda juga mengukuhkan dewan pengurus pusat (DPP) untuk pertama kalinya dan melantik Aidil Afdan Pananrang sebagai ketua umum.

Aidil mengatakan pengukuhan tersebut merupakan langkah untuk memperkuat struktur organisasi dan memperluas kontribusi pemuda hingga ke tingkat akar rumput.

Ia menilai partisipasi generasi muda perlu diterjemahkan menjadi agenda strategis dan inisiatif terukur yang dapat menjawab persoalan masyarakat serta memperkuat potensi daerah.