Jonatan mampu lepas dari tekanan Antonsen dan meraih poin demi poin. Wakil Indonesia ini mengakhiri gim pertama dengan keunggulan 21-18.

Antonsen tampil lebih baik memasuki gim kedua dan sempat memimpin 4-2 dan 8-5. Jojo mampu mengejar 8-8, tapi Antonsen yang mencapai keunggulan 11-9 di interval.

Kesalahan-kesalahan smash dan pengembalian bola dari Jojo membawa Antonsen unggul 13-10. Jonatan bisa kembali menyeimbangkan kedudukan 13-13 dan berbalik unggul 16-13.