Jonatan kembali unggul, dan kemudian disamakan Naraoka. Skenario ini terjadi hingga skor 9-9. Naraoka sempat berbalik unggul, tetapi Jonatan kemudian meraih dua poin dan unggul 11-10 pada saat interval.

Setelah pertandingan kembali berlanjut, Naraoka meraih lima poin beruntun. Jonatan berbalik tertinggal. Upaya Jonatan melampaui poin Naraoka tidak berhasil. Kendati berulang kali mendekati poin Naraoka, Jonatan tak mampu membuat skor setara apalagi menyalip poin lawan.

Setelah kalah 18-21 pada gim kedua, Jonatan kembali menghadapi perlawanan alot Naraoka. Kedua atlet ini hanya berjarak satu poin saja.

Jonatan kemudian sempat menjauh dan unggul 7-3 dan 9-5. Skor 11-7 kemudian jadi kedudukan pada saat interval gim ketiga.

Sama seperti gim pertama, Jonatan kemudian melesat dan meninggalkan Naraoka. Setelah skor 12-8, Jonatan meraih lima poin beruntun dan memimpin 17-8.

Ada upaya Naraoka meraih poin, namun Jonatan juga bisa menambah angka. Jonatan kemudian menang 21-11 pada gim ketiga sekaligus memastikan tiket ke semifinal.