Jonatan bermain agresif untuk mengejar ketinggalan selepas interval. Sen tapi tampil sangat baik mengantisipasi pukulan dari Jonatan.

Sen memaksa Jonatan bikin kesalahan sendiri. Hal ini membuat Jonatan terpaut enam angka dari Sen saat skor 10-16.

Jonatan memilih bermain lebih sabar meladeni Sen. Jonatan bisa menipiskan jarak skor hingga hanya tertinggal satu angka saat 17-18.

Jonatan tapi setelahnya justru bikin kesalahan saat sambaran bolanya menyangkut di net. Situasi ini jadi awal momentum Sen bisa menutup gim pertama. 21-17.

Jonatan memulai gim kedua dengan kurang baik. Ia langsung tertinggal 0-4.