Peluang terbaik Marc datang pada 2024. Dalam Sprint Race, ia finis ketiga setelah sebelumnya start dari posisi ke-12. Hasil tersebut menjadi podium Sprint pertamanya di Mandalika.
Sayangnya, hasil positif itu tidak berlanjut ke balapan utama. Marc harus mengakhiri race pada lap ke-12 setelah motor Gresini yang ditungganginya mengalami masalah teknis dan terbakar. MotoGP mencatat Marc belum pernah meraih podium maupun kemenangan dalam balapan Grand Prix di Mandalika.
Pada MotoGP Mandalika 2025, Marc setidaknya mampu finis di Sprint. Ia finis keenam setelah sebelumnya mendapat Long Lap Penalty akibat kontak dengan Alex Rins pada lap pembuka. Marc sempat turun jauh, tetapi mampu kembali ke barisan depan dan akhirnya tercatat finis keenam setelah penalti Luca Marini.
Namun, balapan utama kembali berakhir buruk. Marc terlibat insiden dengan Marco Bezzecchi di Tikungan 7 pada lap pertama. Keduanya terjatuh dan Marc mengalami cedera pada bahu kanannya. FIM MotoGP Steward kemudian menjatuhkan hukuman Double Long Lap kepada Bezzecchi karena dinilai menyebabkan kecelakaan tersebut.
Dengan demikian, catatan Marc di Mandalika cukup unik: belum pernah finis di balapan utama MotoGP Indonesia, meski sudah dua kali meraih hasil positif di Sprint.