NADIKABAR.COM — Madura United membuat persaingan puncak klasemen Super League 2026/2027 kian sengit usai menang 3-0 atas Arema FC di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (6/11).

Meski berlaga di depan tuan rumah, Madura United kesulitan memaksimalkan pola permainan. Ini membuat awal hingga pertengahan babak pertama berjalan alot bagi kedua kubu. Masing-masing pihak melancarkan formasi ofensif dengan pendekatan berbeda.

Madura United menerapkan pola 4-3-3 dengan mengandalkan trisula Lulinha, Dimitar Mitkov, dan Gali Freitas untuk menembus pertahanan lawan. Sedangkan Arema FC cenderung mengandalkan serangan balik dari formasi 3-4-3.

Madura United kesulitan mencatat peluang emas setelah kesempatan Lulinha patah di menit kelima. Begitu juga dengan Arema FC ketika pola serangan balik patah di lini tengah.

Buntunya permainan membuat Madura United baru berakhir di menit ke-45 lewat skema bola mati. Bek Madura United, Mendoça berhasil merobek jala Arema.

Berselang dua menit kemudian, giliran Mitkov menggandakan keunggulan Madura United beberapa saat jelang turun minum. Tuan rumah unggul 2-0 di babak pertama.

Di babak kedua, Madura United cenderung berusaha mempertahankan keunggulan. Tim asuhan Ze Gomes enggan tergesa-gesa dalam menyerang dan memilih menguasai bola lebih lama.

Cara ini membuat Arema FC sulit lolos dari lubang jarum. Percobaan serangan pun senantiasa putus di tengah jalan hingga akhir babak kedua.

Madura United menutup pesta gol di injury time ketika Gali Freitas menyarangkan bola di gawang lawan. Meski VAR sempat meninjau potensi offside, ternyata proses gol dinyatakan sah.

Kemenangan Madura United membuat mereka kini menduduki peringkat kedua klasemen sementara Super League 2026/2027 dengan 19 poin. Laskar Sapeh Kerrab menggeser Persija Jakarta ke posisi ketiga dengan 18 angka.

Persija baru bermain pada Sabtu (7/11) pukul 19.00 WIB. Skuad Macan Kemayoran akan menghadapi Persebaya Surabaya di Jakarta International Stadium (JIS)