NADIKABAR.COM — Persebaya Surabaya unggul 3-1 atas Madura United, sedangkan laga Bhayangkara FC versus PSM Makassar berakhir sama kuat, Senin (26/10).
Bajol Ijo, julukan Persebaya, membuka keunggulan pada menit ke-22 lewat aksi Miguel Pinto. Gol ini membuat kubu tuan rumah semakin bersemangat melakukan tekanan.
Hingga babak pertama usai, tidak ada tambahan gol tercipta. Sepanjang 45 menit pertama Persebaya menguasai jalannya pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Setelah turun minum, Madura United tampil lebih berani. Intensitas Derbi Suramadu benar-benar terasa pada babak kedua. Pada menit ke-65 Paulo Sitanggang mendapat kartu merah.
Meski tampil dengan 10 pemain, Madura United bisa menyamakan kedudukan. Gol tim tamu dilesakkan Gali Freitas. Kecepatan pemain asal Timor Leste tersebut membuat Reza Arya, kiper Persebaya, tidak berkutik.
Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, Madura United mendapat hukuman penalti pada masa injury time. Pelanggaran Pedro Monteoro kepada Pintu berujung penelti meski sudah dipantau VAR.
Yuran Fernandes ditunjuk menjadi algojo penalti. Mantan pemain PSM Makassar itu dengan tenang memperdaya Angga Saputra. Kekecewaan tampak di wajah pemain Madura United.
Pada menit ke-90+6, Persebaya kembali mencetak gol. Kali ini gol dicetak Yann Mbella. Mentalitas pemain Sapeh Kerrab, julukan Madura United, tampak turun akibat penalti.
Pada pertandingan lainnya Bhayangkara FC harus puas berbagi angka dengan PSM Makassar di Stadion Sumpah Pemuda. Kedua tim sama-sama tidak bisa mencetak gol.
Dengan ini Bhayangkara FC menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan dalam Super League 2026/2027. Kendati demikian Bhayangkara FC berada di papan tengah, peringkat kedelapan.