"Sedih sebenarnya, sangat sedih, sangat kecewa. Aku rasa 90 persen ini karena ulah manusia sebenarnya, dan ini sangat bisa dicegah. Harapannya memang bisa ada pencegahan ke depannya supaya yang seperti ini nggak terulang," katanya.

Selain menyoroti karhutla, Haykal turut menanggapi keluhan sejumlah artis dan aktivis mengenai dugaan shadowban di media sosial setelah menyuarakan persoalan lingkungan. Haykal mengaku beberapa kali mengunggah konten terkait karhutla. Meski begitu, ia menyayangkan apabila akun yang menyuarakan persoalan lingkungan justru mengalami pembatasan.

"Aku paham ada beberapa teman-teman yang memang sering bersuara di media sosial kena dan aku sangat menyayangkan sih. Harusnya yang kena ban itu judi online, terus prostitusi, bukan isu seperti ini," ungkapnya.

Menurutnya, persoalan karhutla merupakan masalah nyata yang perlu mendapat perhatian bersama. Ia mempertanyakan apabila konten yang membahas persoalan lingkungan justru dibatasi, sementara konten ilegal masih dapat ditemukan di media sosial.

"Kalau yang kayak gini aja sebenarnya bisa di-ban, kenapa yang ilegal beneran nggak bisa di-ban? Artinya kan sebenarnya gak ada willingness secara nyata untuk menyelesaikan isu ini," pungkasnya.