NADIKABAR.COM — KAI akan memangkas jarak waktu kedatangan (headway) rute KRL Rangkas Bitung (green line) dari semula 10-15 menit dipersingkat jadi 4-5 menit. Hal ini dikarenakan meningkatnya jumlah penumpang.
"Adanya peningkatan jumlah pengguna dan tumbuhnya pemukiman di sepanjang lintas Tanah Abang - Rangkasbitung," ujar Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan kepada wartawan, Jumat (25/9/2026).
Leza mengatakan ratusan ribu orang menggunakan KRL green line setiap harinya. "245.085 orang," kata Leza menjawab rata-rata jumlah penumpang KRL green line per hari.
KAI mencatat volume pengguna KRL pada lintas Rangkasbitung terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, jumlah pelanggan mencapai 43.317.716 orang. Angka tersebut meningkat menjadi 62.085.471 pelanggan pada 2023, kemudian mencapai 69.999.362 pelanggan pada 2024, dan kembali naik menjadi 77.552.716 pelanggan pada 2025.
Memasuki periode Januari hingga Mei 2026, jumlah pelanggan telah mencapai 33.397.420 orang. Saat ini, okupansi puncak Rangkasbitung Line mencapai sekitar 161 persen, tertinggi di antara lintas Commuter Line lainnya. Sebagai perbandingan, okupansi puncak lintas Bogor berada pada kisaran 130 persen, sedangkan lintas Bekasi/Cikarang sekitar 140 persen.
Sebelumnya, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR, Rabu (23/9/2026), Dirut KAI, Bobby Rasyidin menyampaikan rencana peningkatan sarana dan prasarana menyikapi 1,1 juta penumpang KRL Jabodetabek setiap harinya.
"Yang di arah ke Rangkas itu kita akan tambah juga, akan kita tingkatkan juga persinyalannya sehingga yang sekarang itu 10-15 menit headway-nya itu akan kita persingkat menjadi 4 atau 5 menit headway dari kereta yang tadinya sudah SF12," kata Bobby dalam rapat.
Ia mengatakan, untuk green line Rangkas Bitung telah memulai memasang 5 gardu traksi. KAI menargetkan pada 2027 jalur Rangkas Bitung seluruhnya dilewati rangkaian kereta 12 gerbong.
"Prasarana quick win-nya itu adalah tahun 2026 untuk jalur green line yang Rangkas Bitung itu kita mulai memasang 5 gardu traksi di tahun ini dan uprating 9 gardu lainnya sehingga nanti semester 1 2027 jalur green line ini itu akan bisa dilewati oleh SF12 semua," ujar dia.