NADIKABAR.COM — Sara Netanyahu, istri Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, melontarkan teori konspirasi mengenai seorang tokoh oposisi terkemuka Israel. Sara mengklaim jenderal itu mengetahui rencana serangan Hamas sebelum peristiwa itu terjadi pada 7 Oktober 2023, yang memicu perang di Jalur Gaza.
Pernyataan istri Netanyahu itu, seperti dilansir AFP, Selasa (1/9/2026), langsung memicu kemarahan di kalangan oposisi Israel.
Di sisi lain, klaim semacam ini menyoroti polarisasi politik yang tajam di negara Yahudi tersebut, menjelang pemilu yang diprediksi akan berlangsung sengit pada 27 Oktober mendatang.
Dalam wawancara televisi yang disiarkan pada Senin (31/8) malam, Sara melontarkan kritikan keras terhadap Mayor Jenderal Yair Golan, mantan Wakil Kepala Staf Militer yang kini memimpin Partai Demokrat berhaluan kiri-tengah di Israel.
Dia melontarkan dugaan bahwa Golan "sudah berpakaian dan bersiap" pada pagi hari tanggal 7 Oktober 2023.