Dalam legenda Jepang, oarfish yang muncul di perairan dangkal menandakan akan munculkan gempa bumi. Kepercayaan ini sudah ada sejak abad ke-17.
Kala itu, oarfish dikenal sebagai ryugu no tsukai yang berarti utusan dari istana dewa laut. Dari sanalah, oarfish selalu disangkut pautkan dengan pertanda bencana.
Seorang peneliti sekaligus ahli zoologi dari Universitas London South Bank, Rachel Grant telah melakukan penelitian terkait kepercayaan tersebut. Ia bekerja sama dengan peneliti dari Universitas Tokai Jepang.
Hasil penelitiannya menyimpulkan bahwa tidak ada kaitan tim redaksi oarfish dengan gempa bumi. Adapun perkembangan mitos tersebut juga tidak bisa dijelaskan dalam sains.
"Saya pikir itu karena (gempa bumi) adalah peristiwa yang tidak dapat diprediksi. Dan orang-orang ingin merasa bahwa mereka memiliki kendali atas peristiwa itu," katanya.
Selain itu, peneliti lain sekaligus ahli kelautan dari Universitas Negeri Lousiana, Mark Benfield juga menemukan tidak ada kaitan apa pun tim redaksi oarfish dengan gempa. Ia berpendapat bahwa kejadian terdamparnya oarfish hanya kebetulan saja.