Anwar menjelaskan materi ceramah yang disampaikan Gus Faruq berlandaskan ajaran tauhid dengan tujuan mengingatkan jamaah tentang kematian. Menurutnya, metode tersebut merupakan bentuk kreativitas dalam berdakwah selama tetap memperhatikan keselamatan dan adab.

"Niatnya tadzkiratul maut (ingat mati), isinya tauhid. Bukan syirik," bebernya.

Meski demikian, Anwar mengingatkan agar metode serupa tidak dilakukan sembarangan karena memiliki risiko keselamatan. Dia juga menekankan dakwah Nahdlatul Ulama harus tetap mengutamakan pendekatan hikmah dan tidak menimbulkan ketakutan berlebihan di tengah masyarakat.

"Boleh sebagai metode kreatif, tapi jangan ditiru sembarangan karena ada faktor keselamatan dan adab," jelasnya.