Suudi mengatakan, ular tersebut diduga berasal dari selokan di depan warung. Selokan itu terhubung dengan sungai-sungai di sekitarnya yang menuju ke Sungai Petung.

"Panjangnya sekitar lima meter. Kayaknya dari selokan ularnya," terang Suudi.

Kasus ular piton masuk ke permukiman semakin sering terjadi di Pasuruan. Hal itu sangat membahayakan. Selain memangsa hewan, ular tersebut bisa mencelakai orang karena bisa membelit dengan kuat.