Ia menyarankan agar publik tidak menonton, mengikuti, maupun memberikan endorsement kepada kreator yang dinilai hanya mengejar popularitas dengan menjatuhkan usaha orang lain.

"Ini harusnya nggak usah dikasih panggung lagi. Sama sekali jangan ditonton, jangan di-follow, jangan dikasih endorse," tegasnya.

Videonya langsung ramai mendapat berbagai tanggapan dari netizen. Banyak netizen yang sependapat dengan Nicky Tirta soal etika mereview produk UMKM.

"Dia berharap apasih sama harga Rp15.000, ada etikanya kalau ngereview makanan. Ini dia jelas banget nunjukkin muka mau muntah," tulis netizen.

"Saya pernah belikan anak saya kue seperti itu, dan harganya sama Rp15.000. Anak saya bilang enak, mungkin enak gak enak selera, tapi etika itu perlu. Inget di atas ilmu ada adab," tulis netizen lainnya.

Sebelumnya heboh di media sosial, food vlogger Shely Che yang dinilai terlalu keras saat memberikan komentar terhadap Dubai chewy cookie buatan UMKM. Ia membelinya di pusat jajanan kue subuh, Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Shely Che mengaku kecewa karena sudah membeli sebanyak 10 buah. Menurutnya, bagian isian cookie tersebut memiliki tekstur yang kurang sesuai dengan ekspektasinya. "Isiannya juga melempem, kayak mochi gak juga sih," katanya dalam video tersebut.