"Harapan nggak sampai begini lah, kita orang rumah takut juga. Kalau lanjut teror seperti ini takut juga kita," jelasnya.
Sri mengaku adanya dugaan penembakan ini tidak lepas dari suaminya berinisial Y yang ikut aksi ke Jakarta bersama Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Akan tetapi kepastian tersebut belum bisa dipastikan.
"Suami saya ikut ke Jakarta karena sopirnya Om Botok, mungkin ada sangkut pautnya, mungkin seperti itu," kata Sri.
Terpisah saat dihubungi, Kapolsek Trangkil, AKP Suntoro mengatakan belum ada laporan resmi dari korban pemilik rumah yang menjadi sasaran tembak orang tidak dikenal. Untuk memastikan kejadian tersebut, polisi tengah mengecek langsung ke lokasi.
"Belum ada laporan resmi, baru kita lakukan cek ke lokasi," jawab singkat saat dihubungi.