NADIKABAR.COM — Video yang memperlihatkan puluhan siswa sekolah dasar (SD) di Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), meneriakkan yel-yel "ayo maju-maju" kepada seorang pria berseragam ASN viral di media sosial. Peristiwa tersebut diduga terjadi ketika Kepala Dinas Pendidikan TTU hendak menyeberangi sungai yang menjadi akses para siswa menuju sekolah.

Video itu diunggah oleh sejumlah akun media sosial, salah satunya akun Instagram flores_awesome. Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan caption, "Momen Anak-anak SDN Oelbaf di Desa Tasinifu/Aplal, Kec. Mutis, Kab. TTU Meneriakan Yel Yel Ayo Maju-Maju".

Dalam video terlihat sungai yang hendak diseberangi merupakan jalur yang setiap hari digunakan para siswa untuk berangkat ke sekolah. Unggahan tersebut kemudian mengundang perhatian warganet dan memunculkan berbagai komentar di Instagram.

Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, membenarkan bahwa kejadian dalam video tersebut berlangsung di wilayah pemerintahannya. Menurutnya, kondisi serupa memang kerap terjadi ketika musim penghujan tiba.

"Ini kondisi di daerah Tasinifu Desa Oelfab Kecamatan Mutis. Memang kondisi kalau musim hujan pasti kegiatan anak-anak sekolah mengalami kendala akibat banjir. Kondisi seperti iini masih banyak terjadi di TTU," kata Bupati Falen melansir NadiKabar, Rabu (26/8/2026).

Dia menjelaskan, keterbatasan kondisi fiskal daerah menjadi salah satu kendala bagi Pemerintah Kabupaten TTU dalam menangani persoalan tersebut. Hingga kini, masih terdapat banyak jalur sungai di wilayah TTU yang belum dilengkapi jembatan.

Pemkab TTU, lanjutnya, telah beberapa kali mengirimkan surat kepada Kementerian Pekerjaan Umum untuk meminta bantuan pembangunan infrastruktur tersebut lantaran keterbatasan anggaran daerah.

Namun, setelah video tersebut menjadi viral, TNI AD melalui Kodim 1618/TTU disebut berencana membantu pembangunan jembatan di lokasi tersebut.

"TNI AD mau kerjakan bangun jembatan secepatnya dalam tahun ini," ungkapnya.