Dalam dua hari pertama, BI Solo mencatat telah mengumpulkan lebih dari 36.000 keping koin dengan total nominal mencapai Rp 15 juta.
"Antusiasme warga cukup tinggi. Pada hari pertama (Jumat), terkumpul sekitar Rp 6 juta atau setara 14.810 keping. Di hari kedua (Sabtu), jumlahnya meningkat menjadi Rp 9 juta dengan total 21.309 keping, hari ini tadi sudah ada 60 antrean dan ini masih ada yang menunggu," kata Faisal.
Ia menambahkan, uang logam yang terkumpul tidak semuanya akan dimusnahkan. BI akan melakukan proses penyortiran terlebih dahulu.
"Nanti kita sortir. Uang yang sudah tidak layak edar akan dimusnahkan. Namun, uang yang masih layak edar akan kita edarkan kembali melalui perbankan untuk memenuhi kebutuhan ritel," ujar Faisal.
Salah satu warga Solo bernama Deddy (30) membawa uang pecahan rupiah untuk ditukarkan. Koin yang ia kumpulkan dari uang logam sisa kembalian belanja selama satu tahun itu ditukar dengan uang kertas senilai Rp 600 ribu di booth BI di mal Solo Square.
"Ini tabungan sebenarnya. Kalau ada kembalian koinan, kita kumpulin. Sudah sekitar setahunan ini," katanya di Solo Square, Minggu (30/8/2026).