Zainul mengatakan helikopter jatuh saat bertugas melakukan water bombing di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).
"Ya ini ada insiden pesawat MI-17 kebetulan dia bertugas untuk water bombing di sekitar daerah Taman Nasional Tanjung Puting," ucapnya.
Kepala Penerangan Kodam XXII Tambun Bungai, Kolonel Arh Dodo Sahata Manullang menyebut helikopter milik TNI AD itu mengalami kecelakaan saat mengambil air laut ketika melakukan water bombing.
Dodo menjelaskan, sebelum mengalami kecelakaan, helikopter Mi-17V5 tersebut lepas landas dari Kuala Pembuang sekitar pukul 09.55 WIB dengan tujuan Telaga Pulang. Kemudian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.18 WIB di Kabupaten Seruya, Kalimantan Tengah.
Setelah diketahui adanya kecelakaan, TNI AD bersama tim gabungan langsung bergerak melakukan operasi penyelamatan. Evakuasi dilakukan melalui jalur udara dan laut untuk mempercepat penanganan seluruh kru yang berada di dalam helikopter.