Disebutkan bahwa helikopter militer itu sempat menyatakan situasi darurat pada Senin (5/10) petang, sekitar pukul 17.20 Eastern Time waktu AS. Situasi darurat itu diberikan saat helikopter tersebut mengudara di dekat Yanbu, sebuah kota di pesisir barat Saudi.

Berdasarkan data pelacakan penerbangan yang tersedia untuk publik, helikopter militer itu terpantau berada di ketinggian sekitar 475 kaki, atau setara 144 meter, saat situasi darurat dilaporkan.

Namun ketinggiannya kemudian tercatat menurun drastis hingga nol kaki, sebelum helikopter tersebut menghilang dari data pelacakan penerbangan.