Hendro mengaku perlombaan berlangsung cukup melelahkan karena dirinya baru tiba di Jepang dua hari sebelum pertandingan. Selain itu, ia masih harus mempersiapkan diri untuk nomor marathon yang dijadwalkan berlangsung pada 27 September.

"Ya cukup melelahkan ya karena baru tiba dua hari yang lalu terus sekarang harus sudah langsung lomba, terus juga persiapan untuk marathon untuk tanggal 27," ujar Hendro.

Sementara itu, Intan mengatakan tantangan terbesar dalam perlombaan tersebut berasal dari dirinya sendiri. Ia berusaha mengatasi keraguan dan menjaga kekuatan hingga garis finis demi memberikan hasil terbaik bagi Indonesia.

"Setiap perlombaan itu pasti ada tantangan tersendiri ya, terutama lawan terberat saya di sini ini diri sendiri, kayak 'bisa enggak saya, kuat enggak saya,' tetapi saya berusaha sekuat saya untuk Indonesia," kata Intan.