NADIKABAR.COM — Pelatih Kepala Timnas Indonesia John Herdman menginginkan agar skuad Timnas Indonesia atau Garuda memberikan penghormatan terbaik bagi korban tragedi Kanjuruhan saat melawan Bangladesh pada FIFA ASEAN Cup 2026.
"Penting bagi para pemain untuk tampil mewakili negara dengan cara yang benar besok, sekaligus memberi penghormatan bagi mereka yang kehilangan nyawanya (dalam tragedi Kanjuruhan," kata John Herdman dalam sesi latihan di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu.
Ia menyampaikan hal itu menanggapi pertanyaan seputar duel Indonesia melawan Bangladesh pada pertandingan ketiga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, esok Kamis (1/10), bertepatan dengan empat tahun tragedi Kanjuruhan.
Tragedi Kanjuruhan merupakan peristiwa penembakan gas air mata yang mengakibatkan sebanyak 135 orang meninggal dunia dalam laga Liga 1 Arema FC melawa Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada 1 Oktober 2022.
Herdman mengatakan bahwa dirinya mengetahui betul peristiwa tersebut saat ia menjalani tugas melatih Timnas Kanada. Dalam sebuah pertandingan, kata dia, pihaknya juga menjalankan seremoni mengheningkan cipta untuk menghormati korban tragedi Kanjuruhan.
Oleh sebab itu, ia menginginkan Timnas Indonesia yang diasuhnya juga tetap penghormatan terbaik bagi para korban dalam peristiwa itu.
"Tentu saja (harus berikan penghormatan terbaik). Tim ini adalah representasi dari sepak bola di negara. Jika kita lupa, kita tidak akan belajar," katanya.
Timnas Indonesia bersiap menjalani pertandingan ketiga Grup A dengan menjamu Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Indonesia saat ini menghuni peringkat kedua Grup A dengan mengoleksi empat poin, sama dengan Malaysia yang memuncaki klasemen dengan unggul selisih satu gol.
Oleh sebab itu, laga melawan Bangladesh merupakan peluang terakhir skuad Garuda mengejar selisih gol untuk merebut tempat di partai final FIFA ASEAN Cup 2026.