Herindra juga memandang prestasi esports tidak sebatas perolehan medali, tetapi dapat menjadi bagian dari diplomasi Indonesia di era digital. "Prestasi internasional bukan hanya soal medali, tetapi juga bentuk diplomasi digital yang memperkuat citra Indonesia," ujarnya.

Ketua Umum KONI Pusat Letnan Jenderal TNI (Purn.) Marciano Norman memberikan dukungan terhadap kepengurusan PB ESI di bawah Herindra. Ia menilai esports Indonesia sudah memiliki fondasi prestasi setelah meraih gelar di tingkat ASEAN, Asia, hingga dunia.

"PB Esports Indonesia ini telah melahirkan atlet-atlet yang berprestasi dan membanggakan kita semua. Mereka telah berhasil meraih juara, baik di tingkat ASEAN, di tingkat Asia, maupun di tingkat dunia," kata Marciano.

Marciano berharap capaian tersebut menjadi modal untuk meningkatkan prestasi Indonesia pada kompetisi internasional berikutnya, termasuk Asian Games Aichi-Nagoya.

"Saya betul-betul memberikan dukungan penuh kepada Ketua PB Esports Indonesia, Bapak Muhammad Herindra, beserta jajaran pengurus masa bakti 2026-2030, agar prestasi esports kita dari waktu ke waktu semakin baik," tegas Marciano Norman.

Selain pembinaan atlet, Marciano menyoroti pentingnya memperkuat industri game dalam negeri. Menurutnya, Indonesia perlu menjadi tuan rumah di negeri sendiri dengan memberikan ruang lebih besar bagi game karya anak bangsa.

"Esports ini juga harus menjadi tuan rumah di negara kita sendiri. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas dan menyosialisasikan game-game yang merupakan produk dalam negeri," ujarnya.