"Nggak manasi mobil, belum sempat dipanasi dia keluar dari bumper belakang. Terus saya ambil Baygon, saya semprot. Saya kira mati, ternyata tidak. Dia tiba-tiba pindah ke kap mobil terus masuk ke mesin," tuturnya.

Lantas, dia menghubungi Sekretaris Dinas Damkar Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan, untuk meminta saran. Menurutnya, Ade menyarankan untuk melaporkan ke Damkar.

"Kebetulan kenal Pak Ade. Terus saya tanya, 'Pak Ade, ular kayak ini medeni, ndak, yo? Yo diambil wae'. Terus saya hubungi Damkar langsung datang," ungkapnya.

Dia menyebut di belakang perumahan tempatnya tinggal memang terdapat sawah. Sering kali dirinya melihat berbagai hewan seperti musang.

"Di perumahan, cuma area belakang perumahan ini masih sawah. Kadang memang ada ular lewat, kadang ada biawak, ada musang. Cuma baru kali ini masuk mobil," tutupnya.