Namun, hingga malam hari, tidak ada kabar dari ayahnya tersebut. JI menduga ayahnya sudah tertidur karena waktu sudah larut.

Keesokan harinya, Selasa (1/9), JI beraktivitas seperti biasa, mengajar di sekolah, dan kembali ke RSI Pekajangan untuk menjaga ibunya yang sedang dirawat inap di RSI.

Setelah itu, JI mencoba menghubungi ponsel ayahnya, namun tidak terhubung. Di rumah orang tuanya, ternyata didapati kabar ayahnya tidak pulang.

Suwarti melanjutkan, pada Rabu sore sekitar pukul 16.00 WIB, saat hendak menjenguk ibunya di rumah sakit, ia melihat mobil ayahnya terparkir di area depan Masjid Baitul Makmur Pekajangan yang tidak jauh dari rumah sakit. Namun, saat diperiksa sepintas dari luar, korban tidak terlihat di dalam kendaraan.

"Kemudian malamnya saat akan membeli makan, anaknya curiga, mobil ayahnya masih terparkir dengan posisi dan di tempat yang sama," jelasnya.

Karena curiga, JI kemudian mendekat dan mencoba membuka pintu mobil sang ayah.