Menurutnya, industri mebel dan kerajinan Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk terus berkembang dengan dukungan kekayaan bahan baku, keterampilan sumber daya manusia, kreativitas desain, serta karakter produk yang memiliki identitas budaya kuat.
Sebelumnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan Indonesia menjadi hub produksi manufaktur furnitur global melalui penguatan hilirisasi kayu berkelanjutan serta peningkatan daya saing industri nasional.
Sektor ini menyerap ratusan ribu tenaga kerja dan terhubung langsung dengan pasar global yang nilainya mencapai lebih dari 736,21 miliar dolar AS.