NADIKABAR.COM β€” Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menjalin kerja sama dengan Universiti Teknologi MARA (UITM) Malaysia, untuk memperkuat riset, inovasi, dan pengembangan talenta guna mendorong daya saing industri mebel dan kerajinan.

Ketua Umum HIMKI Abdul Sobur mengatakan, kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri perlu diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata perusahaan, terutama dalam pengembangan produk bernilai tambah, inovasi desain, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Kolaborasi ini kata dia dalam pernyataan resmi dikonfirmasi di Jakarta, Jumat diharapkan mampu mempertemukan keunggulan akademik dengan kebutuhan industri sekaligus memperluas jejaring usaha di kawasan ASEAN.

β€œIndonesia dan Malaysia memiliki kekayaan bahan, keterampilan, tradisi kriya, serta kapasitas pendidikan dan industri yang saling melengkapi. MoU ini dapat menjadi titik awal untuk mempertemukan potensi tersebut. Kita ingin membangun kolaborasi yang manfaatnya dirasakan oleh mahasiswa, akademisi, perajin, dan perusahaan, sekaligus memperkuat posisi industri mebel dan kerajinan ASEAN di pasar global,” ujar Sobur.

Adapun kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Lounge HIMKI, Trade Expo Indonesia (TEI) 2026, Tangerang, Kamis (15/10).