NADIKABAR.COM — Puluhan bus, termasuk bus pariwisata, menerobos gang-gang sempit di permukiman warga Kelurahan Gilimanuk, Jembrana. Bus-bus tersebut masuk ke gang untuk menghindari kemacetan menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Aksi bus besar masuk permukiman itu menimbulkan sejumlah persoalan. Bus disebut melaju kencang di gang sempit hingga ada warga yang tertabrak. Fasilitas umum seperti gapura juga rusak setelah tertabrak bus.

Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, membenarkan kondisi tersebut hampir terjadi setiap hari, terutama pada malam hari. Warga mulai memprotes ulah para pengemudi yang dinilai membahayakan keselamatan dan merusak fasilitas umum.