NADIKABAR.COM — Hitler Mussolini Simeon Flores terpilih sebagai wali kota Distrik Queropalca di Pegunungan Andes Peru menyusul rampungnya penghitungan hasil pemilu pada Minggu lalu, meski namanya mengingatkan akan dua diktator paling jahat di abad ke-20.

Menurut laporan media lokal, Jumat, calon berusia 45 tahun yang mewakili partai kiri Ahora Nacion tersebut mengantongi 229 suara atau setara 34,54 persen suara sah.

Lawannya, Gaspar Benilde Osorio Zambrano dari partai Renovacion Popular hanya mendapat 204 suara atau setara 30,77 persen suara. Itala Yovana Santillan Vara dari partai Pais para Todos menerima 187 suara atau 28,21 persen dari suara sah.

Dua calon lainnya menerima suara yang jauh lebih sedikit. Calon dari partai Alianza para el Progreso mendapat 35 suara atau setara 5,28 persen suara, sementara calon dari Partido Democratico Somos Peru hanya mendapat delapan suara, setara 1,21 persen dari seluruh suara sah.

Ada total 707 suara dalam pemilu tersebut, termasuk 663 suara sah, 30 kertas suara kosong, dan 14 kertas suara tidak sah.

Selisih suara antara Flores dan Zambrano ada pada angka 25 suara, sementara selisih dengan Vara mencapai 42 suara.

Media lokal Ahora Regional, Jumat, melaporkan Flores memenangi pemilu tersebut. Otoritas pemilu Peru telah menghitung seluruh surat suara dari distrik tersebut, tetapi penetapan pemenang pemilunya masih akan dilakukan nanti, kata laporan media.

Nama Hitler Mussolini Simeon Flores mengingatkan akan Adolf Hitler, pemimpin Jerman Nazi, dan Benito Mussolini, diktator fasis Italia, pada era Perang Dunia II.

Sebelum dirinya, Peru pernah memilih politisi lainnya dengan nama Hitler. Hitler Alba terpilih sebagai wali kota Yungar di Pegunungan Andes pada periode 2011--2014, sebelum memenangi kembali pilkada pada 2018.

Pemilihan kepala daerah Queropalca dilaksanakan dalam rangka pemilihan tingkat wilayah dan kota di Peru pada 4 Oktober lalu.

Penerjemah: Nabil Ihsan