"Ya kejadian itu benar dua hari lalu pada Rabu (28/10/2026) pagi, tetapi sudah mati," kata pria yang akrab disapa Gonis dilansir NadiKabar, Sabtu (31/10/2026).

Gonis menjelaskan aksi warga untuk menyembelih ikan tersebut merupakan reaksi spontanitas. Sebab, kata dia, warga belum memahami secara jelas ikan tersebut masuk dalam satwa yang dilindungi.

"Warga memang tidak tahu atau mengerti bahwa ikan jenis itu masuk dalam kategori jenis hewan langka yang dilindungi undang-undang (UU)," jelas Gonis.