Pertama, pencegahan dan penanggulangan bencana melalui koordinasi kebijakan mitigasi, pertukaran informasi, peningkatan kapasitas tanggap darurat, serta solidaritas kemanusiaan lintas negara.
Kedua, keamanan siber dengan mendorong kesepahaman regulasi, perlindungan data, dan penanganan kejahatan digital lintas batas. Kerja sama ini dinilai penting untuk merespons ancaman kebocoran data, penipuan digital, serta gangguan terhadap infrastruktur strategis.
Ketiga, ketahanan pangan melalui penguatan rantai pasok, peningkatan produktivitas pertanian, stabilitas distribusi, dan antisipasi krisis pangan akibat perubahan iklim maupun ketidakstabilan geopolitik.
Keempat, penyelesaian persoalan lintas batas, termasuk perdagangan manusia, penyelundupan, kejahatan transnasional, pengelolaan wilayah perbatasan, dan persoalan lingkungan.