Dalam pidato yang sama, Puan juga menyoroti beredarnya informasi tidak benar yang menyasar DPR, termasuk kutipan palsu yang mengatasnamakan pimpinan atau anggota DPR. Hal serupa disampaikannya saat menutup Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 pada Selasa (21/7/2026), sebagaimana dimuat JDIH DPR.

Puan menilai narasi palsu semacam itu dapat mempertentangkan DPR dengan masyarakat.

Dengan demikian, klaim bahwa Puan Maharani mengatakan “rakyat jangan anarkis dan hormati kami sebagai wakil rakyat, kami kerja demi perut rakyat” merupakan hoaks.