Seorang juru bicara (jubir) CFS mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil menyusul pemberitahuan dari Administrasi Veteriner dan Pangan Denmark (Danish Veterinary and Food Administration) serta Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (World Organization for Animal Health/WOAH) mengenai wabah flu burung H5N1 yang sangat patogen di wilayah-wilayah itu.

CFS telah menghubungi otoritas Denmark dan AS terkait masalah ini dan akan memantau dengan cermat informasi yang dikeluarkan oleh WOAH serta otoritas yang relevan mengenai wabah flu burung tersebut, kata jubir itu.