Koalisi pimpinan Saudi menegaskan akan mengambil langkah-langkah untuk melindungi situs-situs suci dan para jemaah.

Dua pekan lalu, Saudi melaporkan bahwa pihaknya telah mencegat dan menghancurkan sebuah drone Houthi di sebelah selatan Mekkah, sebelum drone itu memasuki wilayah udara terlarang di atas kota suci tersebut.

Saudi pada saat itu menyebut insiden tersebut merupakan upaya kedua Houthi untuk menargetkan Mekkah, dengan upaya pertama terjadi pada tahun 2017 lalu. Houthi telah membantah keras bahwa mereka menargetkan Mekkah atau situs suci Islam lainnya.

Beberapa jam setelah tuduhan Saudi itu, Houthi melaporkan adanya serangan udara Saudi terhadap Sanaa, ibu kota Yaman dan beberapa provinsi lainnya, seperti Saad, Taiz, dan Amran. Belum ada tanggapan Riyadh atas laporan serangan tersebut.

Namun pasukan pemerintah Yaman, yang didukung Saudi, mengumumkan mereka telah melancarkan lebih dari dua lusin serangan terhadap posisi-posisi Houthi di Taiz, menargetkan gudang penyimpangan rudal, pusat komando, dan fasilitas militer Houthi lainnya.