NADIKABAR.COM — Seorang sumber diplomatik Suriah membantah laporan yang menyebutkan bahwa Suriah mengirim pasukan ke Yaman. Pihaknya mengatakan bahwa kerja sama militer yang terjalin saat ini dengan Arab Saudi berfokus pada pelatihan, konsultasi militer, dan pertukaran keahlian.

Dilansir kantor berita China, Xinhua, Minggu (8/11/2026), sumber tersebut mengatakan kepada kantor berita negara Suriah, SANA, bahwa kesepakatan terbaru dengan Arab Saudi bertujuan untuk melatih pasukan Suriah dan meningkatkan kemampuan mereka. Delegasi Arab Saudi diperkirakan akan memulai kunjungan koordinasi ke Suriah pada Desember, kata sumber tersebut.

Kerja sama itu pada akhirnya dapat mengarah pada kesepakatan pertahanan bersama atau keikutsertaan Suriah ke dalam pakta pertahanan Makkah, bergantung pada kepentingan bersama kedua negara, ungkap sumber tersebut.