NADIKABAR.COM — Yaman kewalahan menghadapi Houthi yang dibeking Iran. Kepala badan pemerintahan Yaman, Rashad al-Alimi, pun meminta bantuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Permintaan bantuan itu, seperti dilansir AFP, Selasa (22/9/2026), disampaikan Al-Alimi saat melakukan percakapan telepon dengan Trump pada Minggu (20/9) waktu setempat. Menurut seorang sumber dari kantor Al-Alimi, Trump tidak menjanjikan dukungan militer AS kepada Al-Alimi.

Percakapan telepon itu, menurut sumber tersebut, dimaksudkan sebagai bentuk solidaritas terhadap pemerintah Yaman yang sedang terdesak, setelah Houthi berhasil merebut kendali atas seluruh wilayah pesisir Yaman di tepi Laut Merah dalam sebuah serangan kilat beberapa waktu lalu.

Al-Alimi memimpin Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman yang didukung Arab Saudi. Pasukan pemerintah Yaman sedang memerangi Houthi dengan dukungan udara dari koalisi pimpinan Saudi.