NADIKABAR.COM — Pemimpin Houthi Yaman, Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan Turkiye dan Pakistan agar tidak terlibat dalam konfrontasi yang semakin meningkat antara kelompoknya dengan Arab Saudi.
Dalam sebuah pidato yang disiarkan melalui saluran televisi al-Masirah yang dikelola Houthi, al-Houthi menuduh Arab Saudi mencari dukungan militer dari Turkiye dan Pakistan seiring meningkatnya konflik, di wilayah Yaman maupun di sepanjang perbatasan Arab Saudi-Yaman.
Dia mendesak kedua negara itu untuk tidak "terseret" dalam konflik demi kepentingan politik atau ekonomi dengan Riyadh.
Al-Houthi juga menuduh Arab Saudi berupaya membawa pejuang dari Suriah untuk terlibat dalam konflik, tanpa memberikan bukti yang mendukung klaim tersebut.