Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
HP Digadai Ibu demi Makan, Bocah di Bogor Ditemukan Tewas
Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 23:04 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Menurut keterangan tersebut, korban beberapa kali meminta agar telepon genggam miliknya segera ditebus. Namun, permintaan itu belum dapat dipenuhi karena orang tua korban belum mempunyai cukup uang.
"Orang tuanya belum cukup uang untuk menebus HP milik korban," ucap Jony.
Pihak keluarga kemudian menolak pemeriksaan lanjutan melalui autopsi dan menerima kepergian anak tersebut sebagai musibah.
"Pihak keluarga sudah menerima kejadian itu sebagai musibah. Dengan demikian, pihak keluarga bersepakat menolak dilakukannya autopsi terhadap korban dan telah membuat surat penolakan," tutur Jony.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.