NADIKABAR.COM — Anggota Dewan Pakar Kelompok Kerja Pengembangan Budi Daya Udang Berkelanjutan Hasanuddin Atjo mengatakan harga pokok produksi (HPP) udang Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan Ekuador sehingga menjadi tantangan bagi daya saing di pasar global.

Ekuador merupakan produsen dan eksportir udang terbesar di dunia berdasarkan volume.

Hasanuddin, dalam sebuah diskusi di Jakarta, Kami, menyebut HPP udang Indonesia berada pada kisaran 3,1-4,1 dolar AS per kilogram, sedangkan HPP udang Ekuador sekitar 2,6-3,1 dolar AS per kilogram.

Menurut dia, pakan menjadi komponen terbesar dalam struktur HPP budi daya udang Indonesia, dengan kontribusi sekitar 62 persen.

Ia menilai upaya menekan biaya pakan menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan efisiensi produksi dan memperkuat daya saing udang Indonesia.