NADIKABAR.COM — Pabrik pengolahan udang di Desa Waturuyo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, digeruduk warga. Massa geram karena merasa tertipu telah membayar sejumlah uang kepada HRD untuk bekerja di pabrik tersebut, namun tidak kunjung mendapatkan panggilan.

"Dulu Rp 2 juta, dimintai dari oknum HRD ini. Dulu katanya mau dikerjakan di pabrik ini, tapi tidak kunjung ada kerja," kata orang tua korban, Widodo, dilansir NadiKabar, Sabtu (3/10/2026).

Aksi massa itu terjadi pada Jumat (2/10) sekitar pukul 13.30 WIB. Ada ratusan orang yang melakukan orasi di depan pintu masuk pabrik, termasuk perwakilan dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).

Widodo mengatakan, 4 tahun silam ia mendaftarkan anak perempuannya agar bisa bekerja di pabrik sektor pengolahan udang. Waktu itu ia dimintai Rp 2 juta sebagian jaminan bisa bekerja di pabrik tersebut.

Menurutnya, korban lebih dari satu orang. Widodo mengatakan korban yang bersama dirinya ada 6 orang. Mereka mengaku dimintai uang Rp 3 hingga Rp 5 juta oleh pelaku dengan iming-iming bisa segera masuk kerja.

Dalam aksi massa itu, pelaku dipertemukan dengan para warga. Pelaku bernama Heru Sujoko saat ini telah dipecat sebagai HRD.

"Saya akan mengambilkan uang yang diterima guna biaya perekrutan PT Misaja Mitra kepada korban, karena dari manajemen tidak ada regulasi terkait dengan hal tersebut," jelas dia.