NADIKABAR.COM — Shenzhen, Tiongkok, (ANTARA/PRNewswire)- Pertemuan di lokasi proyek Longgang International Arts Center Global Intelligent Venue Showcase sekaligus pembukaan D+ sukses digelar di Shenzhen. Acara ini mempertemukan pejabat pemerintah, pelaku industri, dan pakar seni untuk membahas pengembangan fasilitas seni dan budaya berbasis teknologi cerdas. Dalam kesempatan tersebut, Huawei dan Longgang International Arts Center resmi meluncurkan proyek percontohan pusat seni cerdas berstandar global. Inisiatif ini memadukan teknologi dan seni untuk mendorong inovasi dan membuka babak baru bagi pusat seni cerdas.

Memadukan Teknologi dan Seni untuk Meningkatkan Kualitas Pusat Seni

Michael Ma, Vice President, Huawei, yang juga menjabat President, ICT Product Portfolio Mgmt & Solutions Dept, Huawei, menjelaskan keterlibatan Huawei dalam seluruh tahapan proyek Longgang International Arts Center, mulai dari pembangunan fisik hingga penerapan teknologi digital dan cerdas. Huawei selalu mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) inovatif ke dalam berbagai kebutuhan operasional pusat seni tersebut. Bersama para mitra, Huawei berfokus pada pembangunan cerdas, peningkatan pengalaman pengunjung, efisiensi operasional, serta penerapan prinsip ramah lingkungan dan rendah karbon. Pendekatan ini menjadikan Longgang International Arts Center fasilitas seni dan budaya berkelas dunia yang didukung kapabilitas digital dan teknologi cerdas mutakhir. Ke depan, Huawei akan terus berinvestasi dalam pengembangan teknologi dasar serta memperluas penerapan TIK inovatif di lingkungan seni. Langkah ini diharapkan dapat membantu pusat-pusat seni dan budaya meningkatkan kualitas layanan dan operasional.

Dalam acara tersebut, Longgang International Arts Center Global Intelligent Venue Showcase resmi diluncurkan, bersamaan dengan pembukaan Digital Art Gallery (D+). Perwakilan pemerintah, Huawei, dan Longgang International Arts Center turut hadir dalam seremoni tersebut.