Dari yang didapatkan diyakini bahwa Huawei Kirin 9050 Pro diproduksi menggunakan teknologi yang setara dengan proses fabrikasi 7nm namun kinerjanya mampu mengungguli chip A17 Pro milik Apple yang pertama kali dipasang di seri iPhone 15 Pro.
Bernstein membandingkan kedua chipset tersebut pada platform benchmark Geekbench 6, di mana Kirin 9050 Pro mengungguli A17 Pro dalam pengujian multi-core, menunjukkan bahwa ia dapat menangani tugas di beberapa inti CPU dengan lebih efektif.
Selain itu, Bernstein menemukan bahwa meskipun Kirin 9050 Pro masih tertinggal 30 persen dari chip A20 Pro 2nm terbaru, performanya setara dengan prosesor teknologi 4nm kelas lama milik TSMC.
Perusahaan riset tersebut mengatakan bahwa ini adalah "terobosan yang diremehkan" karena peningkatan arsitektur chip Kirin baru telah mendorong Huawei untuk mengejar ketertinggalan.
Bernstein lebih lanjut mengevaluasi bahwa prosesor Kirin terbaru Huawei menggunakan teknologi proses N+2 atau N+3 dari SMIC (Semiconductor Manufacturing International Corp), yang setara dengan teknologi proses 7nm.