NADIKABAR.COM — Huawei resmi meluncurkan Mate 90 Pro di China sebagai bagian dari lini seri Mate 90 yang ditenagai chipset Kirin 9035 dengan sokongan daya dari baterai berkapasitas 6.600 mAh.
Dibandingkan chipset Kirin 9030 pada Mate 80 Pro, Huawei mengklaim Kirin 9035 menawarkan peningkatan kinerja CPU sebesar 11 persen, GPU 10 persen, dan NPU 51 persen. Dalam laporan Gizmochina, Kamis (1/10) waktu setempat, berdasarkan pengujian aplikasi yang dilakukan Huawei pada HarmonyOS 7 dan HarmonyOS 6, Kirin 9035 mencatat peningkatan kinerja keseluruhan sekitar 10 persen.
Saat digunakan bermain gim, chipset tersebut juga mendukung hardware ray tracing dengan kemampuan memproses hingga 31 juta sinar per detik untuk menghasilkan visual pencahayaan yang lebih realistis.
Mate 90 Pro mempertahankan desain sumbu tengah yang telah digunakan pada sejumlah generasi Mate sebelumnya. Bodi belakang ponsel memiliki pola kisi-kisi dengan lingkaran kamera berbentuk bintang yang tampak mengambang.
Pada bagian depan, Mate 90 Pro menggunakan layar datar dan sistem pengenalan wajah 3D ToF yang terdiri atas pemancar dan penerima sensor kedalaman, kamera depan, serta sensor postur berbasis AI.
Huawei juga menggunakan sistem perlindungan Kunlun Xuanwu pada layar, bodi, dan lensa kamera.
Layarnya menggunakan kaca Kunlun generasi ketiga yang diklaim memiliki ketahanan terhadap benturan lebih dari 50 persen dibandingkan seri Mate 80.
Sedangkan lensa kamera dilindungi kaca optik Kunlun yang diklaim memiliki ketahanan jatuh hingga 20 kali lebih baik dibandingkan Mate 80 Pro.Huawei juga menggunakan material serat nilon di dalam bodi untuk memberikan perlindungan tambahan.
Mate 90 Pro memiliki sertifikasi IP68 untuk perlindungan saat ponsel terendam air hingga kedalaman 6 meter serta IP69 untuk semprotan air bertekanan dan bersuhu tinggi.
Di bagian layar, ponsel ini membawa panel berukuran 6,75 inci dengan tingkat kecerahan puncak 12.000 nit. Sebagai perbandingan, Mate 80 Pro memiliki tingkat kecerahan puncak yang diklaim mencapai 8.000 nit.