Huawei mengklaim perangkat mampu digunakan untuk memutar video lokal 1080p selama lebih dari 14 jam dalam pengujian laboratorium. Pengisian cepat juga tersedia dengan kemampuan mengisi daya hingga 25 persen dalam waktu sekitar 15 menit menggunakan adaptor bawaan.
MacBook Neo sendiri membawa baterai 36,5 Wh. Apple mengklaim laptop tersebut mampu digunakan untuk streaming video hingga 16 jam dan menjelajah internet secara nirkabel hingga 11 jam.
Huawei Qingyun L420z menggunakan memori LPDDR5x dengan konfigurasi quad-channel serta penyimpanan berbasis SSD. Huawei menyebut kombinasi tersebut dirancang untuk mendukung pembukaan file berukuran besar dan menjalankan aplikasi produktivitas.
Namun, Huawei belum mengungkapkan secara lengkap jenis prosesor yang digunakan pada Qingyun L420z dalam spesifikasi resmi yang tersedia. Sistem operasi yang ditawarkan adalah Galaxy Kylin OS V10 dan Tongxin OS V20.
Sementara itu, MacBook Neo mengandalkan chip Apple A18 Pro dengan CPU enam inti, GPU lima inti dan Neural Engine 16 inti. Apple menyediakan pilihan penyimpanan SSD 256 GB dan 512 GB dengan memori terintegrasi 8 GB.
Dari sisi konektivitas, Qingyun L420z menawarkan sejumlah port yang cukup lengkap untuk kebutuhan laptop bisnis. Perangkat ini memiliki satu USB-C, dua USB-A, HDMI, jack audio 3,5 mm dan port RJ45 untuk jaringan kabel.
Laptop tersebut juga dilengkapi Wi-Fi dual-band 2,4 GHz dan 5 GHz, Bluetooth 5.2, kamera 1080p, keyboard dengan lampu latar, touchpad berukuran besar serta sensor sidik jari pada tombol daya. Kamera dan mikrofon juga memiliki sakelar fisik untuk kebutuhan privasi.