NADIKABAR.COM — Pelatih timnas Thailand Anthony Hudson menghadapi tekanan di luar lapangan setelah menerima ancaman pembunuhan setelah gagal juara di dua turnamen terakhir. Ancaman itu juga menyasar anggota keluarganya.
Ancaman yang diterima Hudson berupa pesan akan membunuh keluarganya, menabraknya menggunakan kendaraan, hingga mematahkan kakinya jika bertemu di tempat umum.
Menurut laporan media Thailand, kasus ini mulai menjadi perhatian pada 5 Oktober setelah situs Spacebar mengungkap bahwa Hudson menunjukkan pesan-pesan tersebut kepada pengelola halaman ulasan sepak bola Wikhro Ball Jingjang.
Situasi itu memicu bek Thailand Nicholas Mickelson untuk menyuarakan dukungan kepada sang pelatih. Dalam wawancara dengan Siamsport yang diterbitkan pada 25 Oktober, pemain yang membela klub Jerman Elversberg tersebut mengecam tindakan suporter yang mengancam keselamatan seseorang hanya karena hasil pertandingan.
Mickelson menilai Hudson tidak seharusnya menerima penghinaan berlebihan akibat perbedaan pandangan mengenai strategi maupun keputusan yang diambil selama pertandingan.
Baginya, kekecewaan terhadap performa tim tidak membenarkan tindakan yang membahayakan pelatih dan keluarganya.
Tekanan terhadap Hudson tidak terlepas dari hasil yang diraih Thailand dalam beberapa turnamen terakhir. Gajah Perang kalah dari Vietnam pada final Piala ASEAN 2026 pada Agustus, kemudian kembali gagal meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026 setelah dikalahkan Indonesia.
Selain hasil pertandingan, pendekatan taktik Hudson juga menuai kritik. Gaya bermain Thailand yang dianggap terlalu bertahan menjadi salah satu sorotan, termasuk ketika mereka berhasil mengalahkan Vietnam dengan skor 2-0 pada fase grup.
Ancaman terhadap Hudson sebenarnya bukan kali pertama terjadi. Pada November 2025, pengamat sepak bola Jay Worapath mengungkap melalui laporan Thairath bahwa Hudson pernah menerima ancaman akan ditabrak kendaraan tidak lama setelah ditunjuk sebagai pelatih Thailand untuk menggantikan Masatada Ishii.
Kendati menghadapi tekanan berkepanjangan, Hudson belum berencana meninggalkan jabatannya. Asosiasi Sepak Bola Thailand bahkan disebut telah memperpanjang kontraknya hingga Februari 2028.
Hudson kini tetap menjalankan tugasnya dengan memantau pemain dan mempersiapkan timnas Thailand menghadapi King's Cup pada November serta Piala Asia 2027.
Hingga laporan ini diterbitkan, belum ada informasi mengenai penangkapan terduga pelaku ataupun konfirmasi bahwa penyelidikan resmi kepolisian telah dimulai.