Huistra mengatakan persaingan di Super League berbeda dengan Liga 2. Menurutnya, kesalahan yang dilakukan di kasta tertinggi sepakbola Indonesia bisa langsung berujung hukuman.
"Super League itu berbeda dari Liga 2. Jika Anda membuat kesalahan di Super League, mereka menghukum Anda untuk itu. Jadi, kita harus berkembang, terutama dalam situasi-situasi defensif," katanya.
Sementara itu, winger PSS, Riko Simanjuntak menegaskan tim tidak ingin larut dalam dua kekalahan tersebut. Ia menyebut perjuangan tim dan dukungan suporter menjadi modal untuk bangkit pada pertandingan berikutnya.
"Yang terpenting adalah bagaimana respons kita untuk pertandingan berikutnya. Kita nggak bisa larut di dua pertandingan kita belum dapat hasil, karena ini masih awal. Masih banyak pertandingan ke depan yang harus kita pikirkan untuk bisa mengubah situasi ini," pungkasnya.